Menu

Mode Gelap
Bupati Turun Tangan, Tiket Pesawat Ternate-Sanana Disubsidi di Tengah Lonjakan Harga BKPM Laksanakan Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Berusaha 2026 Dukung Program Pusat, Dinas Pertanian Sula Petakan Lokasi Pembibitan Kakao Dedikasi dan Amal: Sosok Bupati Kepulauan Sula dalam Membangun Negeri dan Iman Aksi Cerdik Gagal, Miras Dikemas Seperti Air Mineral Akhirnya Terungkap Lapor Dugaan Penganiayaan di SPKT Polres Halbar, Oknum Kades Gamsungi dan Anggota Polisi Ikut Terseret

Headline

Bupati Turun Tangan, Tiket Pesawat Ternate-Sanana Disubsidi di Tengah Lonjakan Harga

badge-check


					Bupati Turun Tangan, Tiket Pesawat Ternate-Sanana Disubsidi di Tengah Lonjakan Harga Perbesar

MADAHA.ID  – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula kembali melakukan MoU bersama Maskapai  Trigana Air Service menyusul lonjakan harga tiket pesawat Domestik mencapai 9 hingga 13 persen per April-Mei 2026.

Kenaikan harga tiket pesawat disebabkan oleh Avtur (Harga bahan bakar pesawat) secara Global tembus 70 persen menjadi factor utama biaya operasional maskapai naik.

Untuk maskapai Trigana Air Sanana-Ternate tembus diangka Rp.1.258.000, sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 11%.

Sebelumnya harga tiket rute Sanana-Ternate hanya Rp.6 ratus ribu. Naiknya harga tiket pesawat ini menimbulkan kecemasan di kalangan masyarakat di daerah setempat.

Dengan demikian, Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus secara langsung mendatangi PT. Trigana Air Service pada Jumat malam 18 April 2026, untuk upaya melakukan subsidi tiket.

“Untuk tadi malam Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus bersama Direktur PT. Trigana Air Service yang di wakili oleh H. Rubijanto Adisarwono menandatangani kerjasama berdasarkan prinsip kemitraan,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kepsul Basiludin Labesi, Sabtu (19/4/2026).

“Karna biaya yang cukup tinggi tersebut pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula memberikan subsidi atau bantuan sehingga setelah disubsidi menjadi Rp.708.000 untuk setiap penumpang (seat) termasuk PPN 11% IWJR,” tutur Basiludin.

Seorang warga asal Kepulauan Sula bernama Surahman, mengaku naiknya tiket pesawat domestic sangat berdampak. Menurutnya, tranportasi udara  sangat dibutuhkan apalagi saat kondisi emergency.

Meski demikian, gebrakan pemerintah daerah dengan  mensubsidi harga tiket sangat membantu untuk masyarakat.

“Kenaikan harga tiket cukup membuat kami pikiran, karna awalnya Rp.600 ribuan per penumpang  Sanana- Ternate jadi jutaan/penumpang tapi setelah di subsidi pemerintah daerah, meskipun ada kenaikan tapi relatif masih terjangkau,” akuinya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Sula Abdul Kadir Nurali, menegaskan meskipun ditengah situasi efisiensi pemerintah pusat maupun  pemerintah daerah berupaya yang  terbaik  untuk masyarakat.

“Sesuai dengan arahan pimpinan kami tetap memaksimalkan anggaran yang ada untuk mempermudah akses warga khususnya akses perhubungan udara, karna pesawat trigana inilah yang menjadi transportasi utama selain kapal laut, ketika ada warga sula sakit/pasien (Rujuk), berduka atau urusan studi,” pungkas Kadir. (*)

Laporan : Aryanto

Editor : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BKPM Laksanakan Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Berusaha 2026

18 April 2026 - 04:01 WIT

Dukung Program Pusat, Dinas Pertanian Sula Petakan Lokasi Pembibitan Kakao

18 April 2026 - 03:37 WIT

Dedikasi dan Amal: Sosok Bupati Kepulauan Sula dalam Membangun Negeri dan Iman

15 April 2026 - 04:21 WIT

Aksi Cerdik Gagal, Miras Dikemas Seperti Air Mineral Akhirnya Terungkap

15 April 2026 - 00:40 WIT

Lapor Dugaan Penganiayaan di SPKT Polres Halbar, Oknum Kades Gamsungi dan Anggota Polisi Ikut Terseret

5 April 2026 - 05:40 WIT

Trending di Headline