Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Wabup Kepulauan Sula Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru

badge-check


					Wabup Kepulauan Sula Pimpin Rakor Pengendalian Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru Perbesar

MADAHA.ID – Wakil Bupati Kepulauan Sula, Ir. Hi. Saleh Marasabessy, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kegiatan tersebut digelar untuk mengantisipasi potensi lonjakan inflasi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sula, ruang Coment Center Kantor Bupati pada Kamis (18/12/2025)

Wabup menyampaikan bahwa meskipun inflasi di Kabupaten Kepulauan Sula masih berada pada tren yang relatif terkendali dibandingkan dengan inflasi nasional, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.

Ia mengatakan kenaikan harga pangan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) berpotensi menekan daya beli masyarakat dan menimbulkan keresahan sosial.

“HLM ini menjadi momentum strategis untuk memastikan ketersediaan pasokan sekaligus keterjangkauan harga di Kabupaten Kepulauan Sula,” kata M. Saleh, Jumat (19/12/2025)

Meski begitu, ia proyeksi neraca pangan tahun 2025 menunjukkan sejumlah komoditas strategis berada dalam kondisi aman, seperti daging ayam, telur, bawang merah, aneka cabai, dan minyak goreng. Selain itu, stok beras, jagung, dan gula dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Orang nomor dua di jajaran lingkup Pemkab Kepsul ingatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kepulauan Sula untuk terus fokus melakukan operasi pasar dan inspeksi mendadak (sidak) guna menjaga stabilitas harga.

Menurutnya, upaya menjaga stabilitas pangan harus didukung dengan monitoring harga dan stok secara rutin di pasar rakyat Basanohi maupun pertokoan, serta penguatan komunikasi publik melalui pemantauan harga harian.

“Pengendalian inflasi bukan sekadar menjaga angka statistik, tetapi merupakan upaya melindungi kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi daerah menjelang hari raya,” tegasnya.

Ia berharap TPID Kepsul tetap solid, responsif, dan adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi, khususnya menjelang tahun 2026.

Perlu diketahui, Rakor yang dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Dandim 1510/Sula Letkol Inf Zulfani, perwakilan Polres Kepulauan Sula, BPS Kepulauan Sula, Asisten II Setda Abdi Umagapi, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (*)

 

Editor: Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline