Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Taat Amanah Presiden, Bupati Kepulauan Sula Terus Monitoring Progres Pembangunan RSUD Sanana

badge-check


					Taat Amanah Presiden, Bupati Kepulauan Sula Terus Monitoring Progres Pembangunan RSUD Sanana Perbesar

MADAHA.ID – Memegang amanah Presiden Prabowo Subianto, Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus terus monitoring progres infrastruktur pembangunan RSUD Sanana, di Desa Falalu, Kecamatan Sanana, Sabtu (8/11/2025).

Pembangunan ini merupakan program Pemerintah Pusat (Pempus) yang dibangun sebanyak 66 RSUD dengan tipe C di wilayah daerah tertinggal, terpencil, dan perbatasan (3T). Dengan tujuan agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang mudah dijangkau, berkualitas, dan terjangkau, satu diantaranya di Kabupaten Kepulauan Sula.

Bupati Fifian melalui Kepala Dinas Kominfo Kepsul Basiludin Labessy mengatakan, pembangunan RSUD Sanana ini merupakan satu diantara program Pempus. Untuk itu perlu dikawal proses pembangunannya hingga rampung.

“Pesan pa Menteri Kesehatan dalam kunjungannya bahwa pembangunan RSUD Sanana merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yang menjadi amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk membangun 66 rumah sakit tipe C di wilayah tertinggal, terpencil, dan perbatasan (3T),” ucap Basiludin.

Basiludin menuturkan, RS tersebut dilengkapi dengan fasilitas dan teknologi medis moderen seperti CT scan, Cath Lab, Mamografi, alat Kemoterapi, Mesin Cuci Darah (hemodialisis). Kemudian adapun peralatan lengkap untuk pelayanan ibu dan anak.

Dengan fasilitas moderen mampu dapat menangani lima penyakit penyebab kematian tertinggi, baik stroke, penyakit jantung, kanker, gagal ginjal, serta kematian ibu dan anak.

“Namun demikian, teknologi canggih tidak akan maksimal tanpa dukungan sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang mumpuni,” pungkasnya.

Sementara proyek ini dibangun dengan biaya sebesar Rp179 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK), dikerjakan dengan metode design and build (rancang bangun terintegrasi). Pembangunan ditargetkan selesai dalam satu tahun dengan kontraktor pelaksana PT. Hutama Karya.

Pembangunan RSUD Sanana ditandai dengan Groundbreaking pada 17 Juli 2025, yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan dan Wakil Gubernur Maluku Utara.

Perlu diketahui, Bupati Fifian Adeningsi Mus di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Suryati Abdullah dan Direktur RSUD Sanana, Kepsul Ulia H. Ngofangare (*)

Penulis : Aryanto

Editor : TIM

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline