Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

News

Safrin Gailea Sambangi Warga Sula Timur, Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Budaya

badge-check


					Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Sula, Safrin Gailea berbincang-bincang dengan salah satu warga di desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur. Foto: ist Perbesar

Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Sula, Safrin Gailea berbincang-bincang dengan salah satu warga di desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur. Foto: ist

MADAHA.ID – Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Sula, Safrin Gailea, melakukan kunjungan ke Desa Waisepa, Kecamatan Sulabesi Timur, Sabtu 21 Maret 2026, dengan menyambangi salah satu rumah duka warga setempat.

Kehadiran politisi NasDem itu terasa semakin menyentuh di tengah momentum Lebaran, saat suasana kebersamaan bercampur dengan duka yang dirasakan keluarga.

Dalam kunjungannya, Safrin tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga menyerahkan bantuan sedekah guna meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Tak berhenti di situ, Safrin juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan warga, mendengarkan berbagai aspirasi serta kondisi sosial masyarakat setempat.

Pertunjukan silat di desa Baleha. Foto: ist

Usai dari Desa Waisepa, Safrin melanjutkan agenda dengan mengunjungi Desa Baleha. Di sana, ia menyempatkan diri menyaksikan pertunjukan seni bela diri silat yang menjadi kebanggaan masyarakat lokal.

Menurut Safrin, silat bukan sekadar olahraga, tetapi merupakan warisan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya, khususnya di Baleha.

“Silat ini jangan sampai punah. Harus dilestarikan sebagai warisan orang Sula,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung potensi budaya seperti pencak silat. Menurutnya, silat Baleha memiliki peluang besar untuk dipromosikan hingga ke tingkat daerah maupun nasional melalui berbagai event olahraga.

Selain promosi, Safrin turut menyoroti pentingnya fasilitas pendukung bagi para pesilat, mulai dari perlengkapan latihan hingga penyediaan ruang khusus.

“Terutama perlengkapan latihan. Harus ada tempat khusus dan alat yang memadai. Ini perlu perhatian serius dari pemerintah daerah,” pungkasnya.

Editor : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline