Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Reses di Kepulauan Sula, Yusran Pauwah Desak Disdik Malut Bayarkan Hak Guru PPPK

badge-check


					Reses di Kepulauan Sula, Yusran Pauwah Desak Disdik Malut Bayarkan Hak Guru PPPK Perbesar

MADAHA.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu, Yusran Pauwah, menyoroti kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara yang hingga kini belum membayarkan hak guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejak tahun 2025.

Persoalan tersebut terungkap saat Yusran melaksanakan reses masa persidangan pertama di SMK Negeri 2 Kepulauan Sula, Rabu (4/2/2026). Untuk itu, Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara diminta segera menyelesaikan pembayaran hak guru PPPK yang tertunda.

“Guru yang belum tersinkronisasi sampai sekarang belum juga menerima gaji hingga tahun 2026. Harapan saya, Dinas Pendidikan segera membayar gaji mereka sebelum awal bulan puasa,” tegas Yusran, Kamis (5/2/2026).

Di SMK Negeri 2 Kepulauan Sula sendiri, terdapat dua tenaga pendidik yang baru diangkat menjadi PPPK pada Oktober 2025. Menurut Yusran, seharusnya gaji mereka sudah dibayarkan karena masuk dalam anggaran tahun 2025.

“Seharusnya ini sudah selesai, karena ini merupakan gaji tahun 2025,” keluhnya.

Selain persoalan hak guru, politisi Partai Hanura itu juga menyoroti berbagai persoalan mendasar di sekolah, seperti kekurangan sarana dan prasarana yang belum terverifikasi sesuai jurusan, serta keterlambatan pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Saya akan berupaya mengontrol dan mengawasi agar setiap program benar-benar terealisasi sesuai dengan kebutuhan sekolah,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Redaksi

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline