MADAHA.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat jaringan komunikasi masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses internet serta rawan bencana alam.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyerahan bantuan perangkat radio dan antena suplay kepada pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kepulauan Sula di Kantor Diskominfo Kepulauan Sula, Selasa (19/05/2026).
Bantuan itu diharapkan dapat menjadi sarana penting dalam mendukung penyebaran informasi saat kondisi darurat, bencana alam, kecelakaan laut, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan di daerah terpencil yang sulit dijangkau jaringan komunikasi modern.
Kepala Diskominfo Kepulauan Sula, Basiludin Labessy, mengatakan pemerintah daerah menyerahkan enam unit radio kepada RAPI sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan komunikasi masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan berguna untuk masyarakat, terutama di daerah yang akses internetnya belum stabil,” kata Basiludin.
Ia menambahkan, penempatan perangkat radio sepenuhnya menjadi kewenangan pihak RAPI agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Soal penempatan itu menjadi kewenangan mereka. Yang paling penting dipergunakan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RAPI Kepulauan Sula, Fahrudin Umagapi, menjelaskan perangkat radio tersebut akan ditempatkan di sejumlah desa yang selama ini mengalami keterbatasan akses komunikasi internet dan rawan terjadi bencana alam.
“Terdapat tiga desa yang menjadi sasaran utama kami, yakni Desa Waisakai di Kecamatan Mangoli Utara Timur, Desa Falabisahaya di Kecamatan Mangoli Utara, dan Desa Kabau Pantai di Kecamatan Sulabesi Barat. Sisanya akan digunakan untuk kebutuhan sekretariat,” ujarnya.
Menurut Fahrudin, ketiga wilayah tersebut kerap menghadapi situasi darurat seperti bencana alam maupun insiden kecelakaan laut sehingga membutuhkan sarana komunikasi yang cepat dan efektif.
“Kemarin sempat terjadi bencana alam, ada juga kejadian orang hilang. Kami tentu tidak berharap itu terulang lagi, tetapi langkah antisipasi sangat penting,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kepulauan Sula atas dukungan yang diberikan kepada RAPI demi membantu pelayanan komunikasi masyarakat di daerah rawan bencana dan wilayah terpencil.
“Kami sangat berterima kasih kepada Diskominfo yang sudah memberikan bantuan ini. Pada prinsipnya, bantuan ini akan dipergunakan sebaik mungkin demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Laporan : Aryanto
Editor : Tim Redaksi







