Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Perkebunan Kelapa dan Cengkeh di Kepulauan Sula Dilirik Investor.

badge-check


					Perkebunan Kelapa dan Cengkeh di  Kepulauan Sula Dilirik Investor. Perbesar

MADAHA.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menerima kunjungan PT. Halmahera Agro Lestari Perkasa Selasa (14/10/2025), membahas terkait rencana survei komoditas dan penyusunan konsep hilirisasi sektor perkebunan kelapa dan cengkeh.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Ir. Hi. Saleh Marasabessy mengatakan, pertemuan bersama PT Halmahera Agro Lestari Perkasa membahas sumber daya alam (SDA) khususnya di bidang perkebunan.

Dikatakan, menjadi titik fokus dalam pembahasan itu adalah sektor perkebunan kelapa dan perkebunan cengkeh, sehingga akan dilakukan survei dan sosialisasi dengan masyarakat baik di Pulau Sulabesi dan Pulau Mangoli

“Kami mengarahkan agar kita bersama-sama untuk melakukan survey lapangan dan tukar pendapat dengan masyarakat petani di Pulau Sulabesi dan Mangoli jika kehadiran investor ini menguntungkan masyarakat serta memberikan kontribusi terhadap daerah,” kata Wabup melalui Kadis Kominfo Kepsul Basiludin Labessy, Selasa (14/10/2025)

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 13 Oktober 2025, di Ruang Rapat Command Center Kantor Bupati berlangsung dengan teknik diskusi menyangkut hal-hal teknis bersama Tim Survei Komoditas.

Untuk itu, guna lancarnya survey ini terlebih dahulu disarankan Dinas Pertanian Kepsul harus menghitung NTP (Nilai Tukar Petani). Kenapa, karena NTP merupakan salah satu indikator yang berguna untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani.

Dan bahkan mengukur kemampuan produk yang dihasilkan atau dijual petani, sehingga dapat dibandingkan dengan produk yang dibutuhkan petani  baik itu proses produksi maupun untuk konsumsi rumah tangga.

Menanggapi ini, Bupati Kepsul bersyukur perkebunan kelapa dan cengkeh dilirik investor, ia berharap kedepan dapat meningkatan pendapatan petani baik di Pulau Sulabesi dan Pulau Mangoli.

“Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus apresiasi kepada PT Halmahera Agro Perkasa yang memilih Kepulauan Sula untuk dijadikan lokasi untuk melakukan survei melihat potensi pertanian di sula,” ucap Kadis Kominfo Kepsul.

Penulis: Aryanto 

Editor:TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline