MADAHA.ID – Bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Sula mulai memanas jelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda). Sejumlah nama wartawan senior hingga aktifis pers lokal disebut-sebut siap meramaikan kontestasi perebutan kursi ketua.
Sedikitnya ada lima nama yang kini menjadi perhatian publik, yakni Sarmin Drakel, Rizki Sarmin, Setiawan Umamit, Karman Samuda, dan Rusdianto Umagap. Kelima figur tersebut dinilai memiliki peluang yang cukup terbuka karena aktif dalam kegiatan jurnalistik di Kabupaten Kepulauan Sula.
Meski isu pencalonan terus berkembang, hingga saat ini belum ada deklarasi resmi dari masing-masing kandidat terkait kesiapan mereka maju dalam Konferda PWI.
Persaingan menuju kursi Ketua PWI Kepulauan Sula diperkirakan bakal berlangsung menarik. Pasalnya, para kandidat dinilai memiliki basis dukungan dan pengalaman organisasi yang berbeda-beda.
Salah satu nama yang mencuat, Rizki Sarmin, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan wartawan dan peningkatan profesionalisme pers di daerah.
“PWI harus menjadi rumah bersama bagi wartawan. Kesejahteraan anggota dan peningkatan kapasitas jurnalistik perlu menjadi prioritas agar pers di daerah semakin maju dan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Setiawan Umamit menilai organisasi PWI harus tampil lebih kuat dalam menjaga independensi pers dan mempererat solidaritas antar wartawan.
“PWI harus hadir menjaga marwah profesi wartawan. Organisasi ini perlu memperkuat solidaritas, meningkatkan kualitas SDM pers, dan menjadi wadah perjuangan insan pers,” kata Iwan.
Dari kelima kandidat, nama Rizki Sarmin mulai ramai jadi pembahasan di grup WhatsApp internal wartawan Kepulauan Sula.
Seorang wartawan senior Sula-Taliabu Sukasno Sangaji mengemukakan, jurnalis tandaseru biro Kepulauan Sula itu diyakini menang telak tanpa ada perlawanan.
“Bikin SK suda. Jang lawan dia (Riski Sarmin) sudah, kamong (Kandidat lain) kalah ta,” tulis Sukasno di grup WhatsApp dengan nada candaan, Jumat (8/5/2026).
Hingga kini, jadwal dan tahapan resmi Konferda PWI Kabupaten Kepulauan Sula masih menunggu keputusan panitia dan pengurus terkait.(*)







