Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Dinas Pertanian Kepulauan Sula Panen Padi di Desa Fogi

badge-check


					Dinas Pertanian Kepulauan Sula Panen Padi di Desa Fogi Perbesar

MADAHA.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sula kembali melaksanakan panen padi yang dikelola oleh kelompok tani binaannya di Desa Fogi, Kecamatan Sanana, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari program Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Panen dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Sula, Ir. H. M. Saleh Marasabessy, didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya sebelum panen dimulai, Wakil Bupati Saleh Marasabessy menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras mengolah lahan pertanian. Ia berharap jumlah petani sawah di daerah tersebut dapat terus bertambah.

“Kita masih memiliki lahan yang cukup luas. Jika dikelola dengan baik, tentu bisa mengurangi ketergantungan pasokan beras dari daerah lain,” ujarnya.

Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Sanana, Samian Buamona mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan pendampingan kepada petani di lapangan.

“Untuk mendukung para petani, kami rutin melakukan pemantauan dan konsultasi terkait kendala yang dihadapi di lapangan,” jelasnya.

Samian menambahkan, panen kali ini menggunakan varietas padi Inpari 36, sama seperti yang ditanam oleh Kelompok Tani Karya Subur.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Mulyatan, Lutpia menjelaskan bahwa lahan pertanian mereka tidak hanya difokuskan untuk padi, tetapi juga tanaman hortikultura. Namun, saat musim hujan tiba, para petani beralih menanam padi karena kondisi cuaca mendukung pertumbuhannya.

“Sejak tahun 2024 hingga sekarang, kami sudah tiga kali panen padi. Produksi kali ini meningkat sekitar enam ton dibanding sebelumnya,”ungkap Lutpia.

Ia berharap peningkatan hasil panen tersebut dapat menjadi perhatian bersama dan menjadi peluang untuk mewujudkan swasembada pangan di Kepulauan Sula.

Selain panen padi, Dinas Pertanian juga menyerahkan bantuan berupa terpal untuk penjemuran padi, yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Salnida Yulianti Lumbessy, kepada Kelompok Tani Mulyatan. (*)

Editor : TIM

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline