MADAHA.ID – Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Sula, Safrin Gailea, melakukan kunjungan ke Desa Waisepa, Kecamatan Sulabesi Timur, Sabtu 21 Maret 2026, dengan menyambangi salah satu rumah duka warga setempat.
Kehadiran politisi NasDem itu terasa semakin menyentuh di tengah momentum Lebaran, saat suasana kebersamaan bercampur dengan duka yang dirasakan keluarga.
Dalam kunjungannya, Safrin tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga menyerahkan bantuan sedekah guna meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Tak berhenti di situ, Safrin juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan warga, mendengarkan berbagai aspirasi serta kondisi sosial masyarakat setempat.

Pertunjukan silat di desa Baleha. Foto: ist
Usai dari Desa Waisepa, Safrin melanjutkan agenda dengan mengunjungi Desa Baleha. Di sana, ia menyempatkan diri menyaksikan pertunjukan seni bela diri silat yang menjadi kebanggaan masyarakat lokal.
Menurut Safrin, silat bukan sekadar olahraga, tetapi merupakan warisan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya, khususnya di Baleha.
“Silat ini jangan sampai punah. Harus dilestarikan sebagai warisan orang Sula,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung potensi budaya seperti pencak silat. Menurutnya, silat Baleha memiliki peluang besar untuk dipromosikan hingga ke tingkat daerah maupun nasional melalui berbagai event olahraga.
Selain promosi, Safrin turut menyoroti pentingnya fasilitas pendukung bagi para pesilat, mulai dari perlengkapan latihan hingga penyediaan ruang khusus.
“Terutama perlengkapan latihan. Harus ada tempat khusus dan alat yang memadai. Ini perlu perhatian serius dari pemerintah daerah,” pungkasnya.
Editor : Tim Redaksi







