Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Oknum DPRD Tersangka Kekerasan Seksual Dihadirkan Polres Sula di Release Akhir Tahun 2025

badge-check


					Oknum DPRD Tersangka Kekerasan Seksual Dihadirkan Polres Sula di Release Akhir Tahun 2025 Perbesar

MADAHA.ID – Oknum DPRD berinisial MLT alias Mardin tahanan kasus dugaan kekerasan seksual dihadirkan pada press release akhir tahun 2025 yang digelar Porles Kepulauan Sula, Maluku Utara. Selain MLT, ada juga enam orang tersangka lainnya. Mereka dihadirkan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat dalam penanganan perkara.

Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh Hartanto menyampaikan, laporan yang diterima sepanjang 2025 sebanyak 276, dengan penyelesaian 172 perkara atau baru mencapai 60 persen. Ia menyebut, jumlah tersebut lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2024 yang hanya 174.

Dikatakan, rata-rata laporan diterima didominasi kasus penganiayaan dengan jumlah 69 kasus, disusul pengeroyokan 41 dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 21 kasus yang ditangani.

“Kasus menonjol yang dapat perhatian publik, seperti kasus pengeroyokan di Desa Mangoli dan kasus kekerasan seksual dilakukan oleh oknum pejabat publik telah kami tangani dengan tuntas dan sebagian besar pelakunya sudah diajukan ke proses peradilan,” tutur Kodrat, Selasa (30/12/2025).

Selain itu, ada dua kasus narkoba jenis ganja dengan barang bukti 57,47 gram. Ia menambahkan, upaya memberantas peredaran Miras, Polres Kepsul berhasil amankan 2.887 botol di 2025. Kemudian, dalam penanganan, pihaknya berhasil amankan 366 orang pelaku pengedar dan pengkonsumsi, dan 350 orang dilakukan pembinaan serta 16 orang lainnya diproses secara hukum.

“Kami mencatat adanya 13 kasus kecelakaan yang terjadi di tahun 2025. Angka ini menurun 4 kasus atau 35 persen dari 2024. Namun dari segi perbandingan meningkat dengan 5 orang korban jiwa,” ungkapnya,

Dengan begitu, ia menegaskan ini menjadi pekerjaan rumah untuk terus melakukan edukasi kepada masyarakat dan penegakan hukum lalulintas yang lebih masif di tahun mendatang.

Sementara kegiatan press release tersebut berlangsung di Mapolres Sula yang dipimpin oleh Kapolres AKBP Kodrat Muh Hartanto serta dihadiri PJU Polres Kepulauan Sula.

Sedangkan kasus dugaan kekerasan seksual dengan tersangka oknum DPRD berinisial MLT tersebut terjadi di salah satu Rumdis DPRD di Desa Man Gega, Kecamatan Sanana pada 21 April. Dan baru dilaporkan korban inisial DR (28) didampingi kuasa hukumnya Jayadin La Ode ke SPKT 22 Juli 2025. (*)

 

Editor : Redaksi

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline