Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Mayat Bayi Ditemukan di Kali Mati Ternate, Polisi Lakukan Olah TKP

badge-check


					Mayat Bayi Ditemukan di Kali Mati Ternate, Polisi Lakukan Olah TKP Perbesar

MADAHA.ID – Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan warga di aliran kali mati, Kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah, pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 07.30 WIT. Penemuan ini langsung ditangani oleh Polres Ternate dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas Polres Ternate, AKP Umar Kombong membenarkan kejadian kejadian penemuan mayat bayi laki-laki di aliran Kali Mati.

“Tim dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama tim Identifikasi langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” kata Umar

Bayi tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Jefri Renow (42), saat sedang mencari besi bekas dan kaleng di sekitar sungai. Ia melihat benda mencurigakan mengapung di air yang ternyata adalah jasad bayi dengan tali pusar yang masih menempel.

Jefri lalu berteriak meminta bantuan warga sekitar. Salah satu warga, Adelia Susi Asni Syukur (56), yang sedang menjemur pakaian, datang ke lokasi bersama anaknya. Mereka melihat jasad bayi masih mengapung di permukaan air.

“Tak lama kemudian, anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Takoma dan Babinsa tiba di lokasi bersama warga lainnya untuk mengevakuasi jenazah ke tepi sungai. Sementara menunggu petugas, jenazah amankan sementara di rumah Adelia dalam sebuah dus,” kata Umar menceritakan.

Sementara, Petugas dari Unit PPA dan Identifikasi kemudian mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari para saksi, termasuk Jefri, Adelia, dan warga lain yang membantu evakuasi.

Selanjutnya, Jenazah bayi kemudian dibawa ke Ruang Jenazah RSUD dr. Chasan Boesoirie Ternate untuk dilakukan pemeriksaan medis dan pengambilan sampel DNA oleh dr. Nurul Elvira Thamrin.

“Identitas orang tua bayi masih dalam penyelidikan. Kami akan terus menelusuri untuk mengetahui asal-usul serta penyebab kematian bayi tersebut,” kata AKP Umar Kombong.

“Usai pemeriksaan, jenazah bayi diserahkan kepada keluarga saksi Adelia untuk dimakamkan secara layak,” tambahnya. (*)

Editor: TIM

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline