Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Pemda Sula dan Warga Bangun Tanggul Penahan Sungai di Desa Bega Pasca Banjir

badge-check


					Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kepsul Bersama Warga Kerja Tanggul Penahan Sungai di Desa Bege Perbesar

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kepsul Bersama Warga Kerja Tanggul Penahan Sungai di Desa Bege

 

SANANA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama warga hingga pelajar gotong royong membangun tanggul penahan sungai di Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah.

Sebagaimana diketahui, pada Selasa 7 Oktober 2025 bencana banjir melanda Desa Bega yang menyebabkan tanggul sepanjang kurang lebih 30 meter serta jembatan roboh akibat longsor usai hujan lebat mengguyur wilayah setempat.

Sehingga, dampak dari kerusakan tersebut mengakibatkan akses jalan utama terputus dan Masjid serta rumah warga dilingkungan sekitar terancam jika sewaktu-waktu terjadi bajir susulan.

“Saat banjir pada 7 Oktober 2025 lalu tidak hanya jembatan yang rusak namun terjadi longsor dan mengakibatkan tanggul penahan air jebol. jadi kami bangun kembali karena tanggul itu juga sebagai pelindung Mesjid Bega yang saat ini ternacam akibat longso,” kata Plt.Kalak BPBD Sula H.Samsudin Ode Maniwi, Jumat (10/10/2025)

Ia mengatakan, pekerjaan tanggul penahan sungai diprediksi paling lambat satu pekan kedepan selesai dikerjakan.

“Saat ini matrial sudah di lokasi, pekerjaanpun sudah mulai, kami targetkan rampung dalam pekan ini,” ucapnya

Terpisah Kepala Desa Bega Darwin Fatmona menyebutkan, pekerjaan dilakukan mulai dari membangun jembatan darurat hingga membantu BPBD membangun talud.

“Intinya saya bersama warga saya pada dasarnya membantu Pemda Sula, dan Alhamdulillah respon masyarakat Desa Bega cukup baik, mulai dari awal banjir yang merobohkan jembatan waibega hingga hari ini pekerjaan tanggul penahan Air,”pungkasnya (*)

Penulis: Aryanto

Editor: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline