MADAHA.ID – SMK Negeri 2 Kepulauan Sula melepas siswa Kelas XII Kompetensi Keahlian Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Basic Safety Training/BST) serta pembuatan Buku Pelaut di Balai Perikanan Ambon, Provinsi Maluku, Kamis (16/7/2026)
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) Tahun Pelajaran 2026/2027 bagi siswa yang akan menjalani praktik di atas kapal.
Kepala sekolah SMK Negeri 2 Kepulauan Sula Rasidin mengatakan, Diklat BST dan Buku Pelaut merupakan persyaratan wajib yang harus dimiliki siswa sebelum mengikuti Prakerin pada kapal niaga maupun kapal perikanan.
Karena itu, sekolah memfasilitasi seluruh proses agar peserta didik memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan dunia kerja maritim.
“Kami ingin memastikan seluruh siswa NKPI telah memiliki Sertifikat BST dan Buku Pelaut sebelum diberangkatkan ke lokasi Praktik Kerja Industri,” kata Rasidin.
Menurutnya, kedua dokumen tersebut bukan hanya menjadi syarat administrasi, tetapi juga menjadi bukti bahwa siswa memiliki kompetensi dasar keselamatan di laut dan siap melaksanakan praktik sesuai bidang keahliannya.
Ia menambahkan, kepemilikan Sertifikat BST dan Buku Pelaut juga menjadi modal penting bagi lulusan untuk memasuki dunia kerja.
“Setelah lulus, siswa yang telah memiliki Sertifikat BST dan Buku Pelaut memiliki peluang lebih besar untuk bekerja di kapal niaga maupun kapal perikanan, baik di dalam maupun di luar negeri. Pengalaman para alumni yang telah berhasil berkarier di sektor maritim menjadi bukti bahwa kompetensi dan sertifikasi tersebut sangat dibutuhkan oleh industri,” tutur Rasidin
Melalui kegiatan ini, SMK Negeri 2 Kepulauan Sula menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten, bersertifikat, dan siap memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri di bidang kemaritiman.
Adapun, siswa yang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Basic Safety Training/BST) serta pembuatan Buku Pelaut di Balai Perikanan berjumlah 18 orang terdiri dari 14 orang siswa dan 4 orang siswi.(*)
Laporan : Aryanto
Editor : Tim Redaksi







