Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Tenaga Pendidik Madrasah Diminta Mampu Berdaya Saing Era Digital

badge-check


					Tenaga Pendidik Madrasah Diminta Mampu Berdaya Saing Era Digital Perbesar

MADAHA.ID – Guru madrasah di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara diminta mampu untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama Era Digitalisasi saat ini.

Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sula, Muksin Pauwah saat monitoring kegiatan musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG).

Dalam forum itu, terdiri dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kecamatan Mangoli Utara dan Mangoli Barat Tahun Pelajaran 2026/2027.

Dengan mengusung tema “Pengembangan Profesi Berkelanjutan Guru Madrasah dalam Menghadapi Era Digital”. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi tenaga pendidik untuk dapat meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi pendidikan di era digital.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sula, Muksin Pauwah, menegaskan MGMP dan KKG merupakan forum penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah melalui penguatan kompetensi guru, kolaborasi, serta berbagi praktik baik dalam proses pembelajaran.

“Guru madrasah harus terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya agar mampu menjawab tantangan zaman,” kata Muksin, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, di era digital saat ini, guru tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara efektif serta menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berkarakter.

Ia menambahkan, pengembangan profesi berkelanjutan merupakan kebutuhan yang harus dilakukan secara konsisten untuk mendukung terwujudnya madrasah yang unggul, bermutu, dan mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing.

“Diharapkan para guru madrasah dapat terus meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya sehingga mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang unggul dan berdaya saing,” harapnya.

Adapun, kegiatan itu dihadirkan dua narasumber diantaranya Syamsuddin Nuhuyanan, S.Ag., M.Ag, dengan penyampaian materi “Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Desain Modul Ajar Berbasis Nilai Cinta.”. Sedangkan, Toety M. Taher, S.Pd., membawakan materi tentang “Model Pembelajaran”.

Perlu diketahui kegiatan musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) dimulai pada Jumat (12/6/2026) hingga Minggu (14/6/2026).(*)

Laporan : Aryanto

Editor : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline