Menu

Mode Gelap
Seorang Pria Asal Kepulauan Sula Ditemukan Meninggal Dunia  Sungai Kobe Keruh Diduga Aktivitas Industri, Yayasan Salawaku Dorong 6 Poin Tuntutan Kepada Pempus dan Pemda Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sula Perkuat Budaya Jaga Kampung Lewat Bedah Buku Jaga Sula Bawa Misi Kehormatan Daerah, 115 Kontingen Kepsul Resmi Dilepas ke Porprov Malut Pemeliharaan Ruas Jalan di Keluh, Akademisi Minta Pemprov Malut Turun Evaluasi  Beras Karung Putih Tanpa Label di Sanana, Polisi dan Disperindag Buka Suara

Headline

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sula Perkuat Budaya Jaga Kampung Lewat Bedah Buku Jaga Sula

badge-check


					Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sula Perkuat Budaya Jaga Kampung Lewat Bedah Buku Jaga Sula Perbesar

MADAHA.ID – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Sula menggelar kegiatan Bedah Buku “Siskamling Jaga Sula” di Desa Waiipa, Kecamatan Sanana, Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh. Hartanto, Ketua STAI Babussalam Sula Sahrul Takim, dan para Pejabat Utama personel TNI-Polri, serta tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta relawan Jaga Sula.

Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh. Hartanto, menegaskan buku Siskamling Jaga Sula merupakan sebuah yang berisi langkah-langkah strategis untuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Buku ini bukan sekadar kumpulan teori, melainkan panduan praktis yang mengarahkan masyarakat untuk mengaktifkan kembali siskamling sebagai benteng pertama pencegahan kejahatan. Melalui semangat kebersamaan, kita dapat menekan peredaran minuman keras ilegal, perjudian, narkoba, serta mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak,” papar Kodrat.

Sementara itu, Ketua STAI Babussalam Sula sekaligus anggota tim perumus buku, Sahrul Takim, menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan dokumentasi praktik baik Program Jaga Sula yang tumbuh dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Kepulauan Sula.

Menurutnya, kehadiran buku tersebut menjadi bukti bahwa Jaga Sula tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan nilai-nilai kebersamaan yang telah mengakar di tengah masyarakat.

“Buku ini adalah bukti bahwa Jaga Sula bukan hanya program keamanan, tetapi juga warisan budaya gotong royong masyarakat Kepulauan Sula. Harapannya, buku ini dapat menjadi pedoman yang hidup dan diterapkan langsung di pos-pos ronda maupun lingkungan masyarakat,” pungkasnya.(*)

Laporan : Aryanto

Editor : Tim Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seorang Pria Asal Kepulauan Sula Ditemukan Meninggal Dunia 

10 Juni 2026 - 16:48 WIT

Sungai Kobe Keruh Diduga Aktivitas Industri, Yayasan Salawaku Dorong 6 Poin Tuntutan Kepada Pempus dan Pemda

10 Juni 2026 - 04:22 WIT

Bawa Misi Kehormatan Daerah, 115 Kontingen Kepsul Resmi Dilepas ke Porprov Malut

7 Juni 2026 - 00:59 WIT

Pemeliharaan Ruas Jalan di Keluh, Akademisi Minta Pemprov Malut Turun Evaluasi 

6 Juni 2026 - 03:57 WIT

Beras Karung Putih Tanpa Label di Sanana, Polisi dan Disperindag Buka Suara

5 Juni 2026 - 19:09 WIT

Trending di Headline