Menu

Mode Gelap
Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak  APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal  Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula Komisi I DPRD Kepulauan Sula Evaluasi Pengelolaan DD dan ADD di Waigai-Waitamua

Headline

Pesan Tegas di Hardiknas, Bupati Sula Ajak Generasi Muda Siap Hadapi Era Digital

badge-check


					Pesan Tegas di Hardiknas, Bupati Sula Ajak Generasi Muda Siap Hadapi Era Digital Perbesar

MADAHA.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menjadi momentum refleksi penting bagi dunia pendidikan.

Dimana, Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, menegaskan Hardiknas tidak boleh dipandang sekadar kegiatan seremonial tahunan. Disampaikan saat dirinya membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam upacara yang digelar di halaman Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Sabtu (2/5/2026).

Fifian menekankan, Hardiknas memiliki nilai historis yang kuat, sejalan dengan perjuangan Ki Hajar Dewantara sebagai pelopor pendidikan nasional. Nilai-nilai keteladanan, semangat, dan dorongan dalam proses belajar mengajar disebutnya masih relevan hingga kini.

“Pendidikan memegang peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, pendidikan juga harus mampu membentuk karakter, moral, serta rasa tanggung jawab generasi muda sebagai warga negara,” kata Fifian.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Karena itu, sistem pendidikan dituntut lebih adaptif dan mampu menyiapkan generasi yang siap bersaing di era global.

“Pemanfaatan teknologi harus diarahkan secara positif. Generasi muda perlu menjadikannya sebagai sarana belajar, berkreasi, dan berinovasi,” ujarnya.

Selain itu, Fifian turut mengapresiasi peran guru yang dinilai sangat vital dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas. Ia menyebut guru bukan hanya pengajar, tetapi juga sosok pembimbing dan sumber inspirasi bagi peserta didik.

Dalam konteks pembangunan jangka panjang, ia mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045, yakni generasi yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki integritas dan semangat kebersamaan.

“Generasi muda harus terus belajar dengan tekun, menjunjung nilai kejujuran, disiplin, serta tanggung jawab demi masa depan bangsa,” tutupnya.(*)

Laporan : Aryanto

Editor : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus KDRT dan Kekerasan Seksual di Wilayah Sulbar Kepulauan Sula Meningkat

4 Agustus 2026 - 01:56 WIT

DP3A Sebut Faktor Lingkungan dan Medsos Pemicu Terjadinya Kekerasan Seksual Terhadap Anak 

1 Agustus 2026 - 05:45 WIT

APBD 2027 Sula Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

31 Juli 2026 - 16:41 WIT

Polisi Terima Laporan Dugaan Kekerasan Seksual, Terlapor Diduga Beraksi Secara Brutal 

31 Juli 2026 - 03:26 WIT

Basarnas Ternate Perkuat Sinergi SAR dengan Pemkab Kepulauan Sula

31 Juli 2026 - 02:06 WIT

Trending di Headline