MADAHA.ID – Sejumlah warga pemilik jaringan WiFi di Kecamatan Sanana dan Sulabesi Tengah didatangi oknum yang mengatasnamakan aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Sula. Oknum tidak kenal itu menawarkan program pemasangan WiFi dengan biaya perangkat sebesar Rp100.000 serta iuran bulanan Rp100.000.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sula Basiludin Labesi menyatakan, program yang ditawarkan oknum tersebut tidak benar dan tidak pernah dikeluarkan secara resmi oleh instansi terkait.
“Kami menerima laporan dari salah satu staf mengenai adanya oknum yang mengatasnamakan Diskominfo dengan menawarkan program WiFi murah. Setelah itu, kami langsung melakukan pengecekan, termasuk kepada warga yang telah didatangi,” kata Basiludin, Kamis (29/1/2026)
Untungnya, dari hasil penelusuran, kata Basiludin, diketahui bahwa warga yang ditawari program tersebut belum sempat melakukan transaksi dan memilih untuk melaporkan kejadian tersebut ke kantor Diskominfo.
Untuk itu, Diskominfo Kepulauan Sula pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan instansi pemerintah.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga Kepulauan Sula, apabila ada oknum yang mengatasnamakan program WiFi murah dari Diskominfo dan meminta sejumlah uang, maka itu adalah hoaks dan tidak benar. Kami minta agar segera melaporkan kepada kami,” tegasnya.
Ia kembali menegaskan, bahwa seluruh program resmi pemerintah selalu disampaikan melalui saluran dan mekanisme yang jelas serta tidak dilakukan secara perorangan. (*)
Redaksi : Redaksi







