Menu

Mode Gelap
Safrin Gailea Sambangi Warga Sula Timur, Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Budaya Semarak Malam Lebaran, Warga Desa Samuya Taliabu Timur Ramaikan Pawai Takbir Keliling Bupati Kepulauan Sula Salurkan Santunan kepada Ratusan Anak Yatim Piatu dan Warga Binaan Lapas Berbagi di Bulan Suci, KONI Kepulauan Sula Dekatkan Diri dengan Masyarakat Hore! Kantong Popoje Aparat Desa Mulai Bengkak, Siltap dan Insentif Bakal Dicairkan Jelang Lebaran Dari Prestasi: Irman Teapon Dukung KONI Kepulauan Sula Cetak Atlet Berprestasi

Headline

Pekerja Proyek RSUD Sanana Diduga Cabuli Bocah Usia 4 Tahun di Kepulauan Sula 

badge-check


					Pekerja Proyek RSUD Sanana Diduga Cabuli Bocah Usia 4 Tahun di Kepulauan Sula  Perbesar

MADAHA.ID – Seorang pekerja proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana berinisial IS (34) asal Desa Karantalum Kidul, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap bocah perempuan berusia 4 tahun.

Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan rumah orang tua korban salah satu Desa, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, dan telah dilaporkan SPKT Polres Kepsul pada Kamis (18/12/2025).

Kasi Humas Polres Kepsul Ipda Jaya Afandi M. Soumena dikonfirmasi membenarkan bahwa adanya dugaan pencabulan terhadap bocah berusia 4 tahun dengan terduga pelaku inisial IS (34)

“Iya telah diterima laporan yang dibuat oleh pelapor, Ibu korban berinisial IU,” kata Afandi, Jumat (19/12/2025)

Afandi menjelaskan, berdasarkan keterangan pelapor, Ibu korban IU, peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 18 Desember 2025 sekitar pukul 07.00 WIT di lingkungan rumah miliknya

Sebelumnya, lanjut Afandi, awalnya korban bangun pagi sekitar pukul 06.00 WIT kemudian keluar rumah bermain dengan para pekerja bangunan RSUD Sanana termasuk terduga pelaku IS yang mengontrak di rumah milik orang korban atau pelapor IU

Kemudian, Afandi lanjut menceritakan sekitar pukul 06.30 WIT, pelapor, sang Ibu memanggil korban untuk mandi, dan setelah itu si bocah kembali bermain bersama para pekerja tersebut. Tidak lama setelah itu para pekerja berangkat ke lokasi pembangunan RS di Desa Falahu untuk bekerja.

Ia mengatakan, peristiwa itu baru diketahui sekitar pukul 11.00 WIT, saat pelapor bersama korban mencuci pakaian. Pada saat itu, pelapor melihat korban memegang kemaluannya.

Ketika ditanyakan, korban menyampaikan bahwa bagian kemaluannya telah dipegang oleh seorang laki-laki yang disebut “om”, sambil menunjuk bagian tubuh area sensitifnya.

“Atas dasar informasi tersebut, pelapor kemudian memberitahukan kepada ibu (nenek korban) selanjutnya pelapor bersama korban mendatangi SPKT Polres Kepulauan Sula untuk membuat laporan guna diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tuturnya.

Sementara berkas laporan dugaan pencabulan dengan terduga pelaku IS terhadap bocah 4 tahun tersebut telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal untuk ditindaklanjuti proses penyelidikan.

“Berkas sudah dilimpahkan ke Reskrim untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

 

Penulis: Aryanto

Editor: Redaksi

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Safrin Gailea Sambangi Warga Sula Timur, Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Budaya

22 Maret 2026 - 01:04 WIT

Semarak Malam Lebaran, Warga Desa Samuya Taliabu Timur Ramaikan Pawai Takbir Keliling

21 Maret 2026 - 05:51 WIT

Bupati Kepulauan Sula Salurkan Santunan kepada Ratusan Anak Yatim Piatu dan Warga Binaan Lapas

16 Maret 2026 - 22:46 WIT

Berbagi di Bulan Suci, KONI Kepulauan Sula Dekatkan Diri dengan Masyarakat

15 Maret 2026 - 07:51 WIT

Hore! Kantong Popoje Aparat Desa Mulai Bengkak, Siltap dan Insentif Bakal Dicairkan Jelang Lebaran

12 Maret 2026 - 19:24 WIT

Trending di Headline